Pagi ini saya berpidato singkat di kamar mandi, sebagai persiapan kalau 20 tahun lagi saya terpilih menjadi ketua RT.
***
Dewasa ini, Bahasa Indonesia sudah seharusnya menjadi national identity. Bangsa indonesia sebagai sebuah entity besar harus memiliki pride terhadap Bahasa Indonesia. Bukankah sejak 83 tahun yang lalu, pada sebuah milestone besar perjuangan bangsa ini, para pahlawan kita sudah bersumpah menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa? Bahasa yang akan meng-unite semua ide dan cita-cita para pemuda. Suatu sumpah yang menjadi gerakan national awakening, meng-encourage semua lini untuk bersatu padu meraih kemerdekaan. 230 juta orang adalah angka yang besar, suatu population yang bisa menjadi modal besar membawa Indonesia menjadi sebuah civilitation yang dihormati di international community, salah satu caranya melalui Bahasa Indonesia. Sebuah culture yang genuine ini harus selalu di-preserve dengan sebaik-baiknya. Terimakasih.
***
Bagi yang merasa telinganya gatal dan ingin protes ke pembicara pidato, silakan tunjuk tangan (tunjuk tangan saja, jangan protes :p). Padahal saya sudah merasa keren sekali bisa mengombinasikan istilah-istilah English ke dalam pidato saya tadi (kalau boleh jujur, semua istilah asing pada pidato saya tadi ada padanan dalam Bahasa Indonesia). Hal seperti itu yang seringkali saya lihat di acara-acara tv malam hari. Mungkin kalau sekalian berpidato menggunakan English akan jauh lebih bagus ya.
Saya sendiri tadinya ingin protes tapi akhirnya ya cuma bisa jadi komentator lagi. Semoga hari anda menyenangkan.
Win, gw penasaran padanan bahasa Indonesia-nya “meng-encourage” apa ya? :)
Posted by Arief | November 9, 2011, 9:17 ammenurutku rif, “meng-encourage” bisa diganti dengan “menyemangati”, atau pada kalimat itu kata “mendorong” juga bisa masuk.
Posted by angin165 | November 9, 2011, 10:30 amBener juga.. (: Thanks!
Posted by ar!ef | December 27, 2011, 9:28 am