Saya teringat obrolan dengan senior yang sudah berada di ITB ketika saya masih di bangku SMU dan berkata padanya bahwa saya ingin mendaftar ITB, beberapa tahun lalu.
Wis ta, daftar ae, luwih angel carane lulus seko ITB timbang carane mlebu ITB. Hajar bleh!
Dan memang benar susah payah untuk bisa lulus, dengan segala keterbatasan: uang saku yang tergerus inflasi dan kenaikan harga BBM, buku dan suhuf-suhuf bahan kuliah yang sudah pasti fotokopian, kamar kosan yang kucel dan bocor di mana-mana, pengunjung rajin papan pengumuman LPKM untuk memastikan nama saya masih tertulis di papan pengumumannya, menu makan yang 1 sehat 2 sempurna (hidup karbohidrat!), dan masih banyak kisah miris bahagia lainnya. Memang benar perlu modal yg lebih mahal dari uang kuliah: Nekat!
Untuk kawan-kawan yang bermimpi ke ITB, bangun dan bersemangat, akan ada jalan ke ITB, wis ta.. hajar bleh!!
Gambar saya dapat dari mas suluh, saya tidak dibayar untuk menampilkan ini :p
izin disebarluaskan ya, wind.. :)
Posted by gHina | December 27, 2011, 3:34 pmmonggo silakan ghin, semoga yang seperti ini tidak bikin anak-anak muda ciut nyali menuju Ganesha 10
Posted by angin165 | December 29, 2011, 10:27 am